Seorang Turis Taiwan Berbagi Pengalaman Hangatnya Saat Tersesat dan Ditolong di Jepang

Jumat, 18 September 2015
Seorang Turis Taiwan Berbagi Pengalaman Hangatnya Saat Tersesat dan Ditolong di Jepang

Ketika berlibur atau mengunjungi negara lain untuk pertama kalinya, kata tersesat pasti pernah diucapkan oleh seluruh turis di mana pun. Belum lama ini terdapat seorang turis asal Taiwan membagikan pengalamannya saat berkunjung ke Osaka. Saat itu dia menerima bantuan dari seorang pekerja kantoran dengan aroma alkohol. Aksi menolong turis ini tentu bisa dijumpai di negara manapun tapi yang satu ini mungkin akan jarang kalian temui.

Seorang Turis Taiwan Berbagi Pengalaman Hangatnya Saat Tersesat dan Ditolong di Jepang

-----------------------------------------------
"Sudah pukul setengah sepuluh ketika kami tiba di Osaka tadi malam. Saat kami mencoba untuk mencari tahu jalan keluar dari stasiun, kami bertemu pria kantoran Jepang yang berbau alkohol. Awalnya, kami berpikir bahwa kami menghalangi jalannya, karena kita berdiri berdampingan di eskalator dengan buku panduan perjalanan di tangan.

Pria itu berbicara kepada kami dengan bahasa Inggris yang fasih dan menuntun kami keluar dari stasiun meskipun kami tidak bisa berbahasa Inggris dengan baik dan tidak yakin jika kami menjelaskan diri kami sendiri dengan cukup baik. Dia khawatir bahwa kami akan terlambat untuk check-in di hotel kami, jadi dia menghubungi hotel atas nama kami, dan kemudian dengan sabar mengatakan kepada kami bagaimana untuk sampai ke hotel, tapi ia melihat bahwa kami memiliki beberapa kesulitan memahami dia, jadi dengan ramah dia mengantar kami semua ke hotel (dekat Stasiun Nagahoribashi).

Hotelnya tidak terlalu jauh, tapi juga tidak dekat. Kami telah menyita waktunya sekitar setengah jam dan ketika kami hendak berpisah, kami sangat berterima kasih atas bantuannya, tapi dia malah berkata, "Terima kasih, Taiwan, untuk membantu Jepang! Kalian hebat!" Ketika aku mendengar kata-katanya, air mata mulai menggenang di mataku, dan itu bukan karena aku sedang mengalami infeksi mata. Aku benar-benar terharu. Ini tidak pernah terjadi kepadaku bahwa orang-orang bisa membantu orang lain tanpa pamrih. Ini adalah contoh yang bisa kita benar-benar pelajari!"
-----------------------------------------------

Pada saat gempa dan tsunami Tohoku pada 2011 lalu, Taiwan menyumbangkan bantuan keuangan gabungan sebesar lebih dari US $ 252 juta dari pemerintah dan berbagai organisasi swasta, dan tim penyelamat juga mengirim perlengkapan penting seperti selimut, makanan, pakaian, dan kantong tidur ke daerah-daerah. Setelah bencana itu berlalu, masyarakat Jepang telah mengungkapkan apresiasi dan rasa terima kasih mereka atas bantuan yang Jepang terima. 

Banyak turis Taiwan yang membagikan pengalaman hangat yang mereka terima saat berkunjung ke Jepang.

Seorang Turis Taiwan Berbagi Pengalaman Hangatnya Saat Tersesat dan Ditolong di Jepang

"Pada bulan Maret, ketika kami berfoto di Asakusa, seorang pria Jepang setengah baya datang untuk mengungkapkan terima kasih. Ia juga memberi ucapan selamat ke Kaohsiung. Itu adalah momen yang benar-benar menyentuh" - Shu-Hsin Ke

"Kami berdelapan memasuki sebuah restoran kecil di Kumamoto, dan ketika pemilik menyadari bahwa kita berasal dari Taiwan, ia memberikan kami kushiyaki dan sake dengan porsi yang banyak. Setelah selesai, pemilik dan semua stafnya melepas kain penutup kepala dan celemek dan memberikannya kepada kami" - Jessie Chang.

"Ketika seorang teman dan aku mengunjungi Prefektur Shizuoka, kami tiba di stasiun pukul setelah sembilan dan kami tidak bisa menemukan hotel kami. Kami bertemu seorang pria Jepang setengah baya yang mengantarkan kami ke hotel meskipun harus 20 menit berkendara dan rumahnya berada di arah yang berlawanan. Dia bahkan membawakan koper kami. Kami sangat tersentuh oleh kebaikannya" - Hakuna Matata


Sumber
en.rocketnews24
Komentar (Refresh (F5) Halaman ini jika komentar tidak muncul)
0 Komentar

0 komentar:

Posting Komentar