Movie Live Action Shingeki no Kyojin Dapatkan Kritik dan Rating Rendah

Sabtu, 01 Agustus 2015
Movie Live Action Shingeki no Kyojin Dapatkan Kritik dan Rating Rendah

Tanggal 1 Agustus 2015 ini menandakan hari pemutaran perdana dari movie live action Shingeki no Kyojin (Attack on Titan) di Jepang. Seperti film-film lainnya yang tayang di bioskop, selalu saja ada yang dinamakan advanced screenings di mana pihak-pihak tertentu (biasanya dengan undangan) dapat menonton film tersebut lebih awal dibandingkan penonton biasa.

Tampaknya keputusan untuk mengundang pihak dari situs kritik Chou Eiga Hihan telah membuat keadaan menjadi panas. Pasalnya, dalam review-nya, Chou Eiga Hihan memberikan rating 40 dari 100 kepada live action Attack on Titan ini yang tentunya disertai beberapa alasan kenapa live action ini dianggap buruk.

"Movie live-action Shingeki no Kyojin diciptakan dengan konsep mengubah hal-hal yang 'tidak realistis' di manga dari hanya sekedar mengadaptasi manga ke layar lebar. Sayangnya konsep tersebut menghancurkan seluruh film, membuatnya merasa lebih seperti sebuah manga 'tidak realistis' daripada mengadaptasinya."

"Satu-satunya tokoh yang berhasil lolos dengan menjadi lucu ketika berakting bodoh adalah Hans, dimainkan oleh Satomi Ishihara. Namun semua karakter lain, cerita, dan arahan sama bodohnya seperti dia."

"Misalnya, tepat sebelum titan menyerang, mereka mengatakan ini, 'Titan sensitif terhadap suara sehingga jangan berbicara. Jika kamu ingin berteriak gigit lidahmu!' Jadi mengapa Eren dan yang lainnya bergosip seperti wanita-wanita tua saat mereka maju melawan musuh? Tentu saja mereka anggota baru, tetapi apakah mereka tidak bisa mendengarkan sesuatu yang diberitahukan hampir satu menit yang lalu? Apakah mereka berusia dua tahun?"

"Ada adegan seks, tepat di tengah-tengah serangan titan di kota. Apa yang sutradara ingin dapatkan dengan menempatkan sesuatu yang konyol seperti itu? Itu tidak berpengaruh apa-apa untuk cerita dan itu tidak lucu atau menarik. Semua yang kamu bisa lakukan adalah menatap tak percaya dengan mulut ternganga."

"Kekacauan terus bergerak maju, membuatmu lebih jengkel dengan karakternya di setiap menit. Aku berharap titan akan memakan anak-anak sehingga filmnya berakhir. Itu bukan pertanda baik."

"Sutradara merasa bahwa karakter Jepang yang memiliki nama asing tidak realistis, sehingga mereka mengubahnya. Namun 3D Maneuver Gear, yang tidak realistis, ternyata tidak mengganggu mereka. Mereka salah paham bahwa film ini merupakan realitasnya sendiri, bukan milik kita dan itu mempengaruhi keseluruhan film."

"Aku mungkin memiliki banyak masalah dengan film ini, tapi aku akan mengakui bahwa mungkin sekuel Attack on Titan: End of the World (rilis 19 September 2015) bisa memperbaiki semuanya dengan twist yang tak terduga. Mungkin titan sebenarnya pembela keadilan, bekerja sama untuk menghilangkan kemanusiaan terburuk yang tersisa di dunia mereka. Itu akan memuaskan."

Movie Live Action Shingeki no Kyojin Dapatkan Kritik dan Rating Rendah

Mendapatkan "serangan" seperti ini, sutradara movie live action ini, Shinji Higuchi, pun meradang. Melalui akun twitter-nya, dia menulis, "Keren! Aku tidak tahu apa yang akan aku lakukan jika kritikus film besar benar-benar memuji kami, jadi aku merasa sangat lega sekarang. Omong-omong, siapa orang idiot yang memberikan orang-orang ini undangan untuk preview?"

Nyatanya kicauannya ini bocor sehingga Higuchi harus menghapus tulisannya tersebut dan meminta maaf, "Aku benar-benar malu. Aku minta maaf untuk semua orang yang terlibat. Yang membuatku benar-benar marah adalah seseorang yang bertanggung jawab atas undangan untuk orang-orang yang tidak layak untuk diundang untuk pemutaran awal, dan membiarkan mereka menonton setelah mereka diidentifikasi."

Bagaimana menurut kalian, dengan beberapa video trailer yang sudah diunggah, apakah kalian setuju atau tidak dengan kritik ini? Jangan lupa untuk memberikan komentar kalian ketika kalian sudah menontonnya.

Websitehttp://movie.maeda-y.com/movie/02014.htm


Sumber:
ANN
en.rocketnews24
Komentar (Refresh (F5) Halaman ini jika komentar tidak muncul)
0 Komentar

0 komentar:

Posting Komentar