Mengapa Pola Pakaian Dalam Perempuan Di Anime Bergaris? Teori dan Respon Hal Aneh Mengenai Anime.

Minggu, 09 Agustus 2015
Mengapa Pola Pakaian Dalam Perempuan Di Anime Bergaris? Teori dan Respon Hal Aneh Mengenai Anime.

Beda negara beda budaya, sering kali seseorang dari negara lain dibuat kebingungan dengan beberapa adat atau hal-hal yang tidak pernah dilakukan di negaranya sendiri. Tidak jarang hal ini menimbulkan kesalahpahaman. 

Institut Penelitian Komunikasi Budaya Asing Jepang atau Japanese Foreign Culture Communication Research Institute telah mengeluarkan sebuah buku berjudul "If Japan’s So Safe Then Why Are There So Many Chikan?" pada Mei 2015 lalu. Buku ini berisi pertanyaan dan reaksi orang-orang non-Jepang mengenai beberapa aspek budaya Jepang termasuk anime.

Mengapa Pola Pakaian Dalam Perempuan Di Anime Bergaris? Teori dan Respon Hal Aneh Mengenai Anime.

Terdapat beberapa pertanyaan mengenai anime yang dianggap cukup menarik.

"Mengapa karakter anime tampaknya selalu terkena flu jika kehujanan? Aku telah berulang kali kehujanan dan tidak pernah sakit." (Amerika, Pria)

"Tampaknya hanya ada tiga jenis pakaian dalam (celana dalam) anak perempuan di anime: putih, polos, dan bergaris. Mengapa begitu? "(Inggris, Perempuan)

"Mengapa gadis pengganggu selalu memakai rok panjang?" (Portugis, Peempuan)

Mengapa Pola Pakaian Dalam Perempuan Di Anime Bergaris? Teori dan Respon Hal Aneh Mengenai Anime.

"Mengapa laki-laki di anime selalu mimisan ketika mereka melihat hal-hal seksi?" (Inggris, Pria)

"Mengapa hanya satu episode anime ditayangkan per minggu? Bagaimana mereka bisa menunggu?"(Spanyol, Wanita)

Berikut adalah beberapa teori dan respon yang ditampilkan dalam buku tersebut.

"Alasan di balik pakaian dalam polos dan rok panjang lebih berkaitan dengan mengekspresikan sesuatu secara visual daripada budaya Jepang. Misalnya, jika kamu melihat karakter mengenakan pakaian dalam hitam, kamu mungkin tidak menyadari langsung bahwa itu pakaian dalam. Kamu mungkin berpikir itu celana pendek atau sesuatu, dan itu yang menciptakan sebuah pertanyaan yang tidak perlu di benak para penonton. Jadi ketika representasi yang jelas tentang sesuatu populer, seperti pakaian dalam yang putih, itu akan digunakan lagi dan lagi. Adapun pertanyaan tentang terkena flu, Aku juga tidak pernah sakit jika kehujanan. Sekali lagi, aku pikir ini lebih berkaitan dengan plot yang membutuhkan karakter itu untuk sakit, dan penulis menggunakan cara sederhana untuk mencapai itu. Digunakan begitu sering di manga dan drama dan menjadi klise sekarang."

"Tunggu, bukankah drama tayang satu episode tiap minggu di negara-negara lain juga? Aku tidak melihat perbedaan di sini...."

"Terkena flu jika kehujanan dan mimisan adalah takhayul Jepang, dan gadis pengganggu dengan rok panjang datang dari kebiasaan industri seks tua."

"Seorang seniman anime yang aku tahu mengatakan bahwa pakaian dalam bergaris adalah cara terbaik untuk memamerkan bentuk bulat dari pantat, itu sebabnya digunakan begitu banyak."

"Sebenarnya itu karena orang Barat memiliki suhu tubuh lebih tinggi dari kita orang Jepang. Suhu demam bagi kita adalah temperatur normal untuk mereka."

Bagaimana menurut kalian? Apakah kalian mempunyai teori sendiri?


Sumber:
Komentar (Refresh (F5) Halaman ini jika komentar tidak muncul)
0 Komentar

0 komentar:

Posting Komentar