Gunung Fuji Jepang Mendapat Status Sebagai Situs Warisan Dunia

Senin, 24 Juni 2013

Gunung Fuji yang merupakan gunung tertinggi di Jepang kini telah ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO sejak tanggal 22 Juni 2013 kemarin. Pemerintah Jepang telah mendorong gunung Fuji sebagai situs Warisan Budaya Dunia dengan alasan telah lama dipuja sebagai gunung keramat dan telah digambarkan dalam berbagai karya seni tradisional Jepang.

Keputusan ini diumumkan pada sebuah konferensi tahunan UNESCO yang diselenggarakan di Kamboja. 

Dikatakan bahwa sebenarnya pemerintah Jepang telah mendaftarkan gunung setinggi 3,776 meter ini pada tahun 2003 lalu, tetapi karena masalah tanpa henti dalam hal pembuangan sampah, pemerintah Jepang mengundurkan diri untuk mendaftarkan gunung Fuji dalam nominasi sebagai situs Warisan Alam dan mengajukan proposal pada tahun lalu untuk dianggap sebagai situs Warisan Budaya.

Pihak UNESCO pun mengatakan bahwa puncak gunung yang tertutup salju itu telah mengilhami seniman dan penyair dan menjadi objek ziarah selama berabad-abad. Para seniman terinspirasi pada awal abad ke-19 untuk menghasilkan gambar yang melampaui budaya, memungkinkan gunung Fuji kemudian dikenal di seluruh dunia dan memiliki pengaruh besar pada perkembangan seni rupa Barat.

Dalam dokumen yang dipersiapkan menjelang pertemuan tersebut dituliskan bahwa kekaguman yang membentuk megah gunung Fuji dan aktivitas gunung berapinya telah mengilhami dan berubah menjadi praktik keagamaan yang menghubungkan Shinto dan Buddha, manusia dan alam.

Gunung Fuji adalah situs Jepang ketujuh belas yang ditorehkan oleh UNESCO. Penunjukan ini terdiri dari 25 properti termasuk gunung itu sendiri serta kuil dan danau.

Warga prefektur Yamanashi dan Shizuoka yang sama-sama berbagi gunung Fuji, merayakan berita baik ini di balai kota masing-masing, tetapi beberapa telah menyuarakan keprihatinan tentang masuknya tambahan arus wisatawan ke gunung Fuji yang sudah dikunjungi 300.000 pengunjung per tahun.

Untuk mengatasi peningkatan tersebut, setiap pendaki akan dibebankan biaya sebesar $ 10 dolar dimulai pada musim panas ini selama puncak musim. Uang tersebut akan digunakan untuk berbagai tindakan perlindungan lingkungan. Untuk saat ini, warga setempat akan merayakan berita gembira ini dengan kembang api dan akan bersiap-siap untuk saat gunung Fuji resmi dibuka pada musim panas, mulai 1 Juli mendatang.



Sumber :
ajw.asahi
news.com.au
worldnews.nbcnews
Komentar (Refresh (F5) Halaman ini jika komentar tidak muncul)
0 Komentar

0 komentar:

Posting Komentar