Ilmuwan Rusia Prediksikan Gempa Dahsyat 9,0 Skala Richter Hantam Jepang Akhir Tahun 2014

Jumat, 12 April 2013

Dalam konvensi Geosciences Uni Eropa (EGU) di Wina pada tanggal 9 April kemarin, seorang imuwan asal Rusia bernama Alexei Ryubushin menyatakan bahwa Jepang akan dihantam gempa dahsyat berkekuatan 9,0 skala Richter pada tahun 2014 nanti.

Ilmuwan dari Institut Schmidt jurusan Fisika Bumi ini mempresentasikan temuan yang datanya diambil dari pengumpulan data frekuensi kebisingan seismik rendah melalui F-net.

F-net adalah "jaringan seismograf Jepang dengan jangkauan luas" yang mempromosikan penelitian gempa dengan menyediakan data seismik dengan sensitivitas tinggi, pengamatan deformasi kerak dan informasi lainnya yang dapat berguna dalam memantau perilaku gempa bumi.

Selama konvensi tersebut, Alexei juga menunjukkan bahwa masih ada tekanan yang tersisa di kerak bumi menyusul gempa bumi besar Tohoku pada tahun 2011 lalu. Namun, ia memprediksi gempa berikutnya akan mengambil tempat di lokasi lain.

Alexei pun mengatakan bahwa dari tahun 2013 sampai 2014 sebuah gempa bumi yang dahsyat akan terjadi di wilayah Palung Nankai (Nankai Trough), sebuah parit yang membentang di sepanjang dasar laut dari Shizuoka ke Kyushu.


View Larger Map

Subduksi di sepanjang pantai timur Jepang masih terus terjadi dan lempeng tektonik di Samudera Pasifik terus bergerak menuju Jepang yang kemudian akan mendorong lempengan di mana pulau Jepang berada. Tindakan ini akan menyebabkan gesekan terus menerus di sepanjang parit di mana dua lempeng tersebut bersentuhan.


Sejak 2012, Rusia telah semakin aktif dalam mengembangkan teknologi untuk memprediksi gempa. Mereka telah bekerja sama dengan Inggris melalui proyek TwinSat yang menggunakan satelit dan jaringan stasiun bawah tanah yang diharapkan dapat secara akurat memprediksi gempa bumi dengan mendeteksi variasi medan elektromagnetik bumi di orbit.

Rasanya masih berbekas dalam ingatan kita semua tentang bencana alam berupa gempa bumi dan tsunami yang menghantam Jepang tahun 2011 lalu. Sebuah bencana alam dahsyat yang memakan korban jiwa, luka-luka dan hilang yang tidak bisa dibilang sedikit. 

Walau masih bersifat prediksi, berita ini bisa digunakan banyak pihak yang bersangkutan sebagai peringatan untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang bila gempa bumi tersebut benar-benar terjadi. Tapi tentunya secara pasti kita semua sama-sama berharap dan menginginkan bahwa prediksi ini tidak benar-benar terjadi dan akan berakhir sebagai sebuah prediksi belaka saja.


Sumber :
rocketnews24
Komentar (Refresh (F5) Halaman ini jika komentar tidak muncul)
0 Komentar

0 komentar:

Posting Komentar