77% Dari 94 Wanita Jepang Tidak Bermasalah Berhubungan Dengan Pria Otaku

Minggu, 28 April 2013

Seperti yang sudah diketahui secara umum bahwa istilah otaku mempunyai pemahaman yang kurang baik di negeri asalnya, Jepang. Tapi di sela-sela pemahaman tersebut ternyata otaku bukanlah istilah yang membuat para pemilik gelar ini selalu tampak buruk. Setidaknya ada beberapa wanita yang tidak merasa risih dengan para otaku pria dengan berbagai macam alasannya. Semua alasan-alasan tersebut tampaknya bukanlah sebuah alasan belaka yang diucapkan saat survei saja, pasalnya hasil survei yang dilakukan oleh Sankei Living Newspaper dalam survei lanjutan cinta dan hubungan dapat memperkuat alasan tersebut. 

Dari 94 wanita yang mengikuti survei tersebut, sebanyak 77% mengatakan bahwa mereka tidak mempunyai masalah jika harus mempunyai hubungan dengan otaku pria. 

Maukah kamu berkencan dengan otaku ? Merah : Ya dan Biru : Tidak

Survei ini didasari oleh bertambahnya jumlah wanita yang menjadi light otaku. Pengaruh anime, video game, dan manga telah meresap begitu dalam ke dalam budaya pop Jepang, ditambah dengan musisi papan atas yang berada dibalik lagu-lagu tema yang ada, membuat semakin sulitnya untuk menemukan seseorang berusia di bawah 30 tahun yang tidak terpengaruh dengan otaku sama sekali.

"Lebih mudah bagi pasangan untuk saling memahami jika mereka berbagi hobi, dan bersama dalam hal yang sama membuatnya lebih menyenangkan untuk dialami bersama," jelas seorang wanita.

Tapi walaupun para wanita yang disurvei mengatakan mereka baik-baik saja dengan seorang pria yang mencintai manga dan komputer, beberapa dari mereka memberikan peringatan dengan mengatakan jika mereka terlihat atau berpakaian seperti otaku, lebih baik mereka menghabiskan malam dengan dakimakura (bantal peluk) miliknya sendiri.



Sumber :
en.rocketnews24
Komentar (Refresh (F5) Halaman ini jika komentar tidak muncul)
0 Komentar

0 komentar:

Posting Komentar